Diduga Bakar Lahan Gambut di Abdya, PT. DPL Dipidanakan

ACEHTERKINI.COM | Perusahaan Kelapa Sawit PT. Dua Perkasa Lestari (DPL) di Aceh Barat Daya (Abdya) dituntut secara pidana oleh Polda Aceh melalui Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Barat Daya.
“Kasus Pidana PT. DPL sudah mulai disidangkan Selasa (14/10/2014),” kata Jaksa Penuntut Umum, Fahmi SH kepada acehterkini.
Ia menjelaskan kasus pidana perusahaan kepala sawit yang diduga telah membakar lahan gambut di areal perkebunannya ini di sidang pada Pengadilan Negeri Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.
“Dugaan luas kebakarannya mencapai kurang lebih 1.000 hektar, dengan terdakwanya adalah Mujiluddin, salah seorang manager,” kata Fahmi.
Sidang pertama, Selasa (14/10/2014) ini adalah pembacaan dakwaan.
Majelis Hakim yang memimpin perkara ini adalah Rahma Novatiana SH merupakan hakim bersertifikat lingkungan yang pernah menangani kasus perdata dan pidana PT. Kallista Alam dan PT.SPS-2 di PN Meulaboh terkait persoalan kebakaran lahan gambut.
Rahma Novatiana dibantu Azahry Prianda SH dan Khairu Rizki SH. Sedangkan terdakwa didampingi pengacaranya dari Jakarta.
Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Aceh melimpahkan dua terdakwa dalam pidana PT. DPL tersebut. Satu terdakwa atas nama perusahaan yang diwakikan oleh Direkturnya sakit sehingga proses hukumnya tidak bisa dilanjutkan.
“Berkasnya sudah dikembalikan ke Polda Aceh,” kata Ali Akbar.
Sedangkan untuk terdakwa Mujiluddin salah seorang manager PT. DPL dilimpahkan di Pengadilan Negeri Tapak Tuan melalui Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Blang Pidie, Aceh Barat Daya. [khu]