Eksepsi Ditolak, Pidana PT. Kallista Alam Dilanjutkan

ACEHTERKINI.com | Gugatan Pidana Perusahaan Kelapa Sawit PT. Kallista Alam yang beroperasi di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya berlanjut pada pokok perkara. Ketua Hakim Majelis, di PN Meulaboh, Arman Surya Putra SH secara resmi menolak eksepsi terdakwa, Selasa (10/12/2013).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tiga perkara pidana sekaligus yaitu nomor 131/Pid.B/2013/PN-MBO dengan terdakwa atas nama Badan Hukum PT. Kallista Alam. Kemudian nomor perkara 132/Pid.B/2013/PN-MBO dengan terdakwa atas nama SR dan nomor perkara 133/Pid.B/2013/PN MBO terdakwa berinisial KY.
Perbuatan terdakwa di ancam pidana pasal 108 junto Pasal 69 ayat 1 huruf h, pasal 118 ayat 1 huruf a, Undang-Undang 32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan JO pasal 64 ayat 1 KUHP.
Arman Surya Putra SH menjelaskan eksepsi terdakwa ditolak karena keberatan-keberatan yang disampaikan terdakwa akan masuk dalam materi pokok perkara.
“Inilah yang kita uji disini, mengenai ada atau tidaknya terdakwa melakukan pelanggaran hukum,” kata Arman saat persidangan berlangsung.
Penolakan eksepsi tersebut disikapi oleh penasehat hukum terdakwa masing-masing Alfian dan Rebecca serta Agus akan pikir-pikir dulu.
Kepada wartawan, Alfian mengatakan pikir-pikir ini artinya kita akan duduk bersama dengan tim penasehat hukum yang lain. “Apakah kita akan banding ke Pengadilan Tinggi atau tidak atas putusan sela ini,” kata Alfian usai persidangan.
Ketua Hakim Majelis, Arman Surya Putra bersama Hakim Anggota masing-masing Dedy SH dan Rahma Novatiana serta Juanda Wijaya memutuskan sidang berikutnya adalah Pemeriksaan Saksi-Saksi pada Senin 16 Desember 2013, pukul 10.00 WIB di PN Meulaboh.[at/001]